Waprijadi’s Weblog

Sepakbola Tiga Dimensi

Posted by: agung on: June 25, 2010

Happy World Cup !!

Siapkan stamina dan ‘perbekalan’, setidaknya sampai 11 Juli mendatang, agar bisa menikmati sajian istimewa dari negaranya Nelson Mandela dengan lebih nikmat.

Riuhnya Piala Dunia (baca : Sepak Bola) meluber kemana – mana, di warung- warung kopi, pojok desa yang sudah bisa menangkap siaran stasiun televisi penyiar pertandingan, dan tentu saja di berbagai media, cetak ataupun elektronik

Kini menjadi keasyikan tersendiri bagi saya dan Anda mungkin, menonton siaran langsung sepak bola di televsi untuk kemudian menantikan ulasannya di koran, tabloid, dan majalah favorit. Televisi mampu menyajikan secara langsung bagaiamana kejadian sebenarnya di lapangan saat pertandingan (untuk ini benar-benar saya berterima kasih pada penemu televisi), lalu media cetak (koran, tabloid, dan majalah) akan meracik dengan tambahan bumbu-bumbu yang terjadi di luar lapangan, sebelum dan sesudah pertandingan. Yummy, inilah sajian istimewa sepakbola.

Dan saya menyebutnya dimensi pertama sepakbola. Dimensi melihat dan membaca sepak bola.

Dimensi Kedua adalah membicarakan sepakbola.

Setelah melihat siaran langsung di malam hari, esok paginya, saat sarapan ‘warga’ kantor saya selalu berbicara sepak bola.
Ditemani, nasi goreng di goreng lagi (khas kantin KPP metro), pisang dan mendoan panas, teh hangat, akan kita hujat strategi konyol yang pelatih yang membuat timnya kalah, pujian juga sering hadir saat ada pemain – pemain yang membuat gol2 cantik. Bicara prospek sebuah tim ke depannya hingga prediksi hasil pertandigan malam berikutnya kita bahas pagi itu. Kita bicarakan semua yang kita lihat dan rasa di dimensi kedua sepak bola.

Dimensi ketiga adalah yang paling sulit, bahkan negeri ini pun masih selalu tertunduk lesu jika sudah masuk di dimensi ini,
dimensi bermain sepak bola.

Sekedar bermain-main tentu bisa, tapi bermain dengan baik dan benar adalah yang tersulit. Buktinya level permainan sepak bola kita tak kunjung naik, masih begini-begini saja.

Beruntung kita karena sepakbola tiga dimensi,
sehingga kita masih dapat menikmatinya meski kita sendiri tidak bisa bermain dengan baik. :)

Happy World Cup teman-teman semua..

Advertisement

8 Responses to "Sepakbola Tiga Dimensi"

bener juga…mudah”an sepakbola kita ada kemajuan…salam hangat…

wouw..
dimensi paling asik..
mang dimensi dua ya, Gung..
hehe..
tulisan ringan yang menarik, Gung..

benar mas,
paling asik itu,, :)

terima kasih mas,
oh ya, calon abi si nick atas nama siapa?hehee

saya memprediksi brazil yang menag, tapi yang saya dukung pasti timnas Indonesia!!!:)

saya prediksi Brazil ketemu Jerman di Final,,,
yang menang Brazil,,,
Timnas Indonesia? no commnet ah.. hihi

dimensi ketiga pernah kita lakukan di samping gedung F…. penuh canda tawa dan keakraban

dengan gawang sejangkah kaki, saat matahari sore terasa damai.. ^^

nice memory

hahaha..
laskar bola..
yang tidak mengejar kemenangan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.